Langsung ke konten utama

Komunitas JOGAN Sukses Gelar Workshop Videografi

Gresik- Komunitas Jomblo Gresik Beriman atau disingkan dengan JOGAN bukan kumpulan remaja jomblo tanpa karya, melalui komunitas Jogan yang di inisiasi oleh Nur Jannah ini berhasil mengajak puluhan remaja baik putra maupun putri melakukan berbagai aktifitas positif.

Salah satunya Jogan sukses menggelar workshop videografi pada Ahad (20/01/2019) bertempat di Pondok Tahfidz Ayatur Rahman Cerme. Sekitar 25 peserta antusias mengikuti instruksi Danil Setiawan sebagai pendamping pagi itu.



"Video saat ini merupakan media yang paling banyak digunakan dalam media sosial. Berbagai platform seperti Youtube, Instagram dan Facebook contohnya," ujar Danil dalam paparannya menyampaikan basic videografi.

Jogan sebagai komunitas yang baru berumur satu tahun ini juga bertekad untuk mendampingi para remaja agar bisa berkarya yang positif. 

"Setelah workshop ini para peserta bisa mengikuti challenge video kreatif dengan tema No Valentine Day atau Jomblo High Quality," terang Ro'ul Hikmahsari selaku ketua panitia acara tersebut.

Challenge tersebut diadakan dalam rangka anniversary komunitas yang pertama. Peserta challenge bisa mengumpulkan karya hingga tanggal 20 Februari dan akan di tayangkan di akun instagram jogan.id pada tanggal 25 Februari 2019.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...