Langsung ke konten utama

Pelajar SMP Meninggal, Saat Bantu Korban Banjir

Putra Bapak Bayan Nasir Pulorejo Pucung Balong Panggang yang bernama Bima Yudha (14) dikabarkan meninggal dunia. Banjir yang masih belum surut menyebabkan terpeleset dan tenggelam. 

Bima yang merupakan seorang pelajar SMP tewas saat membagikan makanan kepada korban banjir di desanya. Korban saat itu membagikan bantuan makanan terpleset, karena arus air cukup besar membuatnya terbawa arus. 

 Tidak jauh dari lokasi, jasad pelajar yang duduk di kelas IX SMP ditemukan tersangkut di pohon. "Dia membantu membagikan makanan dan air mineral kepleset," ujar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito seperti dikutip dari Tribun Jatim, Kamis (2/5/2019). 

Warga langsung membantu mengevakuasi jasad Bima menuju rumah duka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...