Langsung ke konten utama

Pelajar SMP Meninggal, Saat Bantu Korban Banjir

Putra Bapak Bayan Nasir Pulorejo Pucung Balong Panggang yang bernama Bima Yudha (14) dikabarkan meninggal dunia. Banjir yang masih belum surut menyebabkan terpeleset dan tenggelam. 

Bima yang merupakan seorang pelajar SMP tewas saat membagikan makanan kepada korban banjir di desanya. Korban saat itu membagikan bantuan makanan terpleset, karena arus air cukup besar membuatnya terbawa arus. 

 Tidak jauh dari lokasi, jasad pelajar yang duduk di kelas IX SMP ditemukan tersangkut di pohon. "Dia membantu membagikan makanan dan air mineral kepleset," ujar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito seperti dikutip dari Tribun Jatim, Kamis (2/5/2019). 

Warga langsung membantu mengevakuasi jasad Bima menuju rumah duka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...