Langsung ke konten utama

400 Anak Ikuti Khitanan Gratis

PT Petrokimia Gresik (PG) kembali menggelar khitanan umum gratis di Gedung Serbaguna Tri Dharma, Rabu (26/6). Sebanyak 400 anak menjadi peserta dalam khitanan umum ke-34 yang dilaksanakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) ini. 

Direktur Utama PG, Rahmad Pribadi yang hadir dalam pembukaan kegiatan ini menyampaikan, khitanan umum gratis dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT Ke-47 PG dan Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74. “Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan merupakan perwujudan rasa syukur kami atas usia baru PG yang akan genap ke-47 tahun pada 10 Juli mendatang,” ujar Rahmad. 

Peserta khitanan umum tahun ini berasal dari desa sekitar perusahaan, 100 diantaranya merupakan warga desa sepanjang pipa air Babat (Lamongan) dan Gunungsari (Surabaya). Setiap peserta mendapatkan paket sunat lengkap mulai dari proses khitan, pengobatan, hingga kontrol, sarung dan uang saku sebesar Rp 200 ribu. Sehingga total bantuan yang diberikan PG dalam kegiatan ini mencapai Rp 394 juta. Dalam pelaksanaannya, PG bekerjasama dengan tim dokter dan paramedis dari Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG). Dalam sambutannya, Rahmad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...