Langsung ke konten utama

Minim SDM, MUI Gelar Workshop Perawatan Jenazah

Tidak banyak warga yang siap memandikan jenazah, khususnya di perkotaan, hal demikian membuat MUI Kecamatan Kebomas memberikan pelatihan bagi pemandi jenazah bagi setiap desa / kelurahan, demikian disampaikan oleh Ketua MUI Kebomas Kh Munhamir saat membuka workshop di pendopo kantor Kecamatan Kebomas, Rabu (26/6).

”Di wilayah perkotaan, tenaga pemandi jenazah rata rata sudah tua dan semakan jarang, hal yang demikian membuat kami merasa perlu membuat pelatihan pemandi jenazah kepada generasi muda, dan bahkan di kawasan perumahan seringkali tenaga pemandi jenazah sampai harus mendatangkan dari wilayah yang lain, ” jelas Kh Munhamir. Nara sumber H Muntahal Khoir dari Ponpes Langitan Tuban memulai dengan paparan seputar istilah dan hukum, serta kebiasaan yang berlaku di lingkungan masyarakat , juga melakukan peragaan dengan mengajak salah satu santri. 

” Kebiasaan yang berlaku di masyarakat setiap kali ada orang meninggal, bisa dan boleh dilakukan asal tidak bertentangan dengan syar’i, contohnya di sebelah mayit di beri lampu uplik yg dari minyak tanah, hal ini adalah murni budaya lokal,” jelas ustad yang sudah menghasilkan beberapa buku. Kegiatan perawatan jenazah yang berlangsung di pendopo Kantor Kecamatan Kebomas, di hadiri oleh MUI Kabupaten, Camat beserta Sekcam Kebomas, KUA Kebomas, pengurus MUI Kebomas, dan utusan dari berbagai kelurahan dan desa se kecamatan.

Sumber: Bidik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...