Langsung ke konten utama

Sejarah Pondok Pesantren Al-Hidayah An-Nuuriyah Gresik

Pondok Pesantren Al Hidayah An Nuuriyah berdiri tahun 1988 dengan tujuan mencetak santri yang fasih membaca Alquran, berpengetahuan luas, berkualitas, bertaqwa, dan mampu menyebarkan agama di masyarakat. 

Pada awalnya KH. Misbahuddin selaku pendiri pondok mengadakan pengajian dirumahnya, kemudian berita tersebut tersebar dan banyak yang menimba ilmu disana, karena banyak yang ingin mondok akhirnya dibangunlah pondok dan diberi nama Pondok Pesantren Al Hidayah An Nuuriyah, yang diambil dari nama istri mbah Ma‟shum Lasem. 

Perkembangan Pondok Pesantren Al Hidayah An Nuuriyah tahun 1988-2016 dapat dilihat dari perkembangan fisik. Awal dibangun hanya dengan bambu kemudian dibangun dengan menggunakan batu bata, bertambahnya jumlah bangunan gedung untuk pendidikan formal SMP, SMK dan TK. selain itu, jumlah santri nya setiap tahun semakin meningkat. Respon masyarakat dan pemerintah setempat yang sangat positif terhadap Pondok Pesantren Al Hidayah An Nuuriyah.

Sumber : SitusBudayaID

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...