Langsung ke konten utama

Kebakaran di Laundry GKB

Diduga karena gas elpiji mengalami kebocoran dan strika menguap terlalu panas, sebuah rumah usaha laundry station nomor 65 di Jalan Kalimantan Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), terbakar kobaran api. 

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kepala Unit Pemadam Kebakaran (PMK) Gresik, Eka Prapangasta mengatakan, akibat kejadian itu sebagian pakaian yang ada di dalam laundry turut terbakar. Namun, sebelum api menjalar ke tempat lain, petugas PMK berhasil memadamkan api. “Api yang menjalar berhasil dikuasai kurang lebih 30 menit sebelum menjalar ke tempat lain,” ujer Eka seperti dikutip daei BeritaJatim, Senin (01/07/2019). 


Berdasarkan laporan di lapangan, penyebab terbakarnya usaha laundry yang tepat berada di depan kantor BNN Kabupaten Gresik itu, bermula dari pemanas strika yang menguap terlalu panas. Bersamaan dengan itu, tabung gas elpiji ukuran 3 kilo yang dibuat memanaskan strika mengalami kebocoran. Karena terlalu panas, akhirnya muncul percikan api. Sehingga, dalam waktu hitungan detik api menjalar ke pakaian. 

Beruntung api tidak membesar sehingga petugas PMK bisa menguasai si ‘jago merah’ dalam waktu cepat. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian hanya pada material saja sebab, beberapa pakaian ada yang terbakar,” ungkapnya. 

Sementara itu, salah satu saksi mata Alfian menyatakan saat kejadian dirinya kaget melihat kepulan api di dalam laundry station. “Sewaktu melihat api diiringi kepulan asap saya langsung mengontak petugas PMK Gresik. Beruntung petugas cepat tanggap sehingga api bisa dipadamkan,” pungkasnya.

Sumber : BeritaJatim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...