Langsung ke konten utama

Menggali Situs Wringin Wok

GPS (Gresik Punya Sejarah) 

Menggali Situs Wringin Wok 

Nama dusun Wringin Wok (Desa Sidorejo) sudh dikenal sejak zaman Majapahit, hal ini tertuang dalam isi Prasasti Trowulan I (Canggu) yang berisi daftar nama-nama desa yang diberi status swatantra krna berposisi sbgai daerah Nadhitira Pradeca (desa pelabuhan tambangan). 




Wilayah dusun Wringin Wok berada di sisi utara aliran Bengawan Solo. Nama Wringin Wok sendiri mengandung arti Wringin (pohon beringin) dan Wok (perempuan), jadi secara lengkap berarti Wringin Wok (Pohon Beringin Perempuan). 

Sayang....saat dilokasi sudah tidak ditemukan lagi pohon beringin besar yg menjadi cikal bakal penamaan dusun tersebut. Kini, peran desa ini telah mengecil menjadi sebuah wilayah dusun, di bawah administrasi desa Sidorejo. 

Akhir abad 19, nama desa Wringin Wok masih dijumpai dalam arsip peta kolonial Hindia-Belanda sekitar tahun 1880. Di Wringin Wok smpai saat ini masih terdapat situs² makam kuno, antara lain Mbah Tambur, Mbah Cokro, dan jga Mbah Sayyid Abdullah. Kesemuanya merupkan tokoh-tokoh yang hidup di era keIslaman degan meninggalkan beragam jejak-jejaknya.


Gresik, 28 Juni 2019
Sumber : Facebook Eko Jarwanto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalah Duel Berujung Sabetan Celurit di Jalan Dinoyo Surabaya: 2 Pelaku Cemburu Buta Diringkus Polisi Usai Kabur ke Madura

INIGRESIK.COM - Aksi pembacokan brutal yang menimpa seorang mahasiswa berinisial RFSA (26) di Jalan Dinoyo, Surabaya, akhirnya menemui titik terang setelah Kepolisian Sektor Tegalsari berhasil meringkus dua orang pelaku utama. Peristiwa berdarah yang sempat terekam kamera warga dan viral di berbagai platform media sosial tersebut ternyata berlatar belakang asmara, cemburu buta, serta dendam kesumat. Kedua pelaku nekat menganiaya korban secara sadis di tengah jalan protokol setelah salah satu dari mereka kalah telak dalam duel satu lawan satu yang sempat terjadi sebelumnya. Aparat kepolisian bergerak cepat melacak keberadaan para tersangka yang sempat buron dan bersembunyi di wilayah Madura untuk menghindari kejaran petugas. Dua pemuda yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut adalah AM, seorang warga yang berdomisili di Jalan Sawah Pulo Tengah, Kecamatan Semampir, Surabaya, serta rekannya MRA, warga Jalan Wonosari Wetan, Kecamatan Semampir, Surabaya. Keduanya kini mendekam ...