Langsung ke konten utama

Kader Perempuan di Gresik Bertambah Menjadi 13

Sebanyak 264 calon kepala desa (Kades) terpilih kemarin (9/9) resmi dilantik di area parkir kantor Pemkab Gresik. Di hadapan Bupati Sambari Halim Radianto dan jajaran petinggi lain, ratusan Kades itu diambil sumpah di bawah kitab suci. 

 Ruang pelantikan didesain dengan alas karpet merah. Di sekelilingnya dibalut kain merah-putih. Para Kades tersebut mengenakan seragam resmi. Yakni, sepatu hitam serta atasan dan bawahan putih dengan bertopi. Senyum mereka sering mengembang. Maklum, setelah mengalami ’’ketegangan’’ dalam menghadapi pilkades, kini mereka dilantik.


Berikut nama nama Kepala Desa (Kades) Perempuan di Gresik

  • Sri Winarni (Tlogobendung Gresik)
  • Nanik Supranti (Ngembung, Cerme) 
  • Sri Retnowati (Domas, Menganti)
  • Rini (Katimoho, Kedamean)
  • Sumiati (Sirnoboyo, Benjeng)
  • Lilik Chotimatun (Kawistowindu, Duduk sampeyan)
  • Eka Yulianingsih (Karangandong, Driyorejo)
  • Sutri (Glindah, Kedamean)
  • Deny Erikawati (Sembung, Wringinanom)
  • Ana Mukhlisah (Ngimboh Ujungpangkah)
  • Juwaiminingsih (Jogodalu Benjeng)
  • Sagita (Babatan, Balongpanggang)
  • Titin Setyaningsih (Pasinan Lemahputih, Wringinanom)
Demikian 13 nama Kepala Desa perempuan di Gresik 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...