Langsung ke konten utama

329 Kebakaran Terjadi di Gresik Tahun 2019

Terhitung sepuluh bulan terakhir atau sejak Januari hingga Oktober 2019, Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik menangani 329 kali kebakaran. Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Abu Hassan mengatakan, beberapa penyebab dipengaruhi beberapa faktor. 

Di antaranya, kemarau panjang, pembakaran sampah dan korsleting listrik. "Kalau di wilayah pinggiran karena kemarau dan pembakaran sampah. Jika di perkotaan biasanya karena listrik," ungkapnya. Penyebab yang paling mendominasi yakni banyak warga yang membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan.

“Hampir tiap hari ada kebakaran alang-alang karena ada warga yang membakar sampah di daerah itu. Kalau gini siapa yang rugi, mereka sendiri,” ungkap Abu. Kepala UPT Pemadam Kebakaran Eka Prapangasta, kebakaran yang terjadi tak mengenal waktu, bisa pagi, siang maupun malam. 

“Di musim kemarau ini, kami mengaku petugas kewalahan. Udara panas, angin kencang sehingga tidak mudah mematikan api,” kata Eka. Ironisnya, dalam Oktober ini kebakaran mencapai 87 kali karena sampah yang dibakar. “Di Betoyo dan Wringin Anom ada rumah ludes karena sampah yang dibakar warga sekitar. Ayo hati-hati, di musim panas seperti ini api menjalarnya sangat cepat,” ungkapnya. 


Sumber : Jawa Pos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...