Langsung ke konten utama

421 Sekolah Negeri di Gresik Ganti Nama

Nama Sekolah di Gresik yang baru
Mulai 1 Oktober 2019, terdapat perubahan nama sekolah negeri sesuai dengan Peraturan Bupati Gresik Nomor 32 Tahun 2018 yang dilanjutkan dengan SK Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik nomor 400/4059/437.53/ 2019 tentang Perubahan Nomenklatur Satuan Pendidikan Formal dan Satuan Pendidikan Non Formal pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.


Sejumlah 426 sekolah yang terdapat dalam SK tersebut. namun 5 lembaga yang tidak mengalami perubahan nama secara berati. Untuk SD Negeri diurutkan mulai dari SD Negeri 1 Gresik sampai SD Negeri 389 Gresik, sedangkan SMP Negeri mulai dari SMP Negeri 1 Gresik sampai dengan SMP Negeri 32 Gresik. Untuk TK Negeri sebanyak 3 lembaga tidak mengalami perubahan.

Banyak yang menanggapi mengenai perubahan nama ini menjadi sulit dihafalkan. seperti SDN Suci berubah menjadi SD Negeri 47 Gresik yang tidak menyebutkan nama Desa seperti sebelumnya. Namun seiring waktu semua akan memasayarakat. Semoga dunia pendidikan di Gresik semakin menjadi lebih baik.

Beberapa nama Sekolah Dasar (SD) yang berubah contohnya adalah
  • SDN Bedilan menjadi SDN 1 Gresik 
  • SDN Karangturi menjadi SDN 2 Gresik
  • SDN Lumpur menjadi SDN 3 Gresik
  • SDN Petrokimia Gresik menjadi SDN 4 Gresik
  • SDN 1 Sidokumpul menjadi SDN 5 Gresik
Beberapa nama Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berubah contohnya adalah :
  • SMPN 1 Cerme menjadi SMPN 5 Gresik
  • SMPN 1 Sidayu menjadi SMPN 6 Gresik
  • SMPN 1 Sangkapura menjadi SMPN 7 Gresik

Sumber : Dispendik Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...