Langsung ke konten utama

Diduga Gila Warga Dukun Ngamuk dan Bunuh Menantunya

Warga Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, kembali digegerkan dengan peristiwa pembacokan. Setelah anak tebas leher ibu kandungnya beberapa waktu lalu, kini pria berusia sekitar 58 tahun telah membacok istrinya, Kamsinga (60) dan menantu perempuannya, Erna (40), Minggu (6/10/2019). 

Informasi yang dihimpun, pelaku bernama Suwoto, warga Dusun Kwangen Rt 5 Rw 2, Desa Madumulyorejo. Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya, korban yang merupakan menantu tewas dengan luka di bagian leher. Sedangkan istri pelaku, luka di punggung dan sekarang dirujuk ke RSUD Ibnu Sina. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Dukun, AKP Mustaji membenarkan peristiwa itu.

Dari hasil keterangan sementara, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa dan tiba-tiba mangamuk.
Sumber : KlikJatim  

Berikut Video detik-detik penangkapan pelaku :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...