Langsung ke konten utama

Sungai Bengawan Solo Mengering, Warga Baron Bisa Melintas Dengan Jalan Kaki

Musim kemarau panjang membuat sungai Bengawan Solo yang membentang di Kabupaten Gresik mengering. Sungai Bengawan Solo yang melintas di Desa Baron dan Jrebeng Kecamatan Dukun, misalnya. Aliran sungai di sana tampak mulai dangkal. 

Warga Baron yang biasanya harus naik perahu untuk menyeberangi sungai tersebut, saat ini mereka bisa menyeberang dengan jalan kaki. "Airnya tinggal selutut. Sehingga, bisa dilintasi. Padahal, kalau musim hujan airnya dalam bisa mencapai puluhan meter," kata Kepala Desa (Kades) Baron Kecamatan Dukun Nurul Yatim seperti dikutip dari Bangsaonline, Senin (14/10). 

Meski sedang surut, Yatim memastikan air sungai Bengawan Solo sejauh ini masih bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan warga. Khususnya, petani untuk sarana irigasi. Sebab, air belum asin karena adanya Bendung Gerak Sembayat (BGS). "Alhamdulillah, air masih bisa dimanfaatkan warga meski debit terus berkurang," pungkasnya. 

Sumber : BangsaOnline

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...