Langsung ke konten utama

Kapal Motor Tanto Ceria Terbakar di Dermaga Gresik

Kapal Motor Tanto Ceria terbakar saat lego jangkar di perairan Karang Jamuang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa, 26 November 2019. 

Kepala Basarnas Surabaya Prasetya Budiarto kepada wartawan di Surabaya, Selasa, mengatakan di dalam kapal niaga itu terdapat 18 anak buah kapal (ABK). "Kami telah melakukan siaga SAR ke lokasi kejadian dengan mengerahkan Kapal Negara atau KN Srikandi," ujarnya. 


Selain itu, beberapa unsur SAR dari pihak lainnya di sekitar pelabuhan turut membantu memadamkan api. Sejumlah unsur yang membantu evakuasi, yakni Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Perak Surabaya yang mengerahkan KN Grantin, personel dari Korps Kepolisian Perairan (Polair) Mabes Polri dan Ditpolair Kepolisian Daerah Jawa Timur, Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Kesyahbandaran Gresik. 

"Upaya pemadaman kebakaran di KM Tanto Ceria dilakukan oleh dua Kapal Tunda atau tug boat milik PT Pelabuhan Indonesia III, yaitu KT Jayanegara 203 dan KT Jayanegara 305," katanya. 

Prasetya memastikan kobaran api di KM Tanto Ceria berhasil dipadamkan sejak sekitar pukul 11.00 WIB dan hingga kini masih dilakukan proses pendinginan. Sementara kondisi seluruh ABK KM Tanto Ceria masih belum diketahui keberadaannya. 

Mereka adalah Meita A.S. (Capt), Ivan Sujoko (1/O), M. Umar (2/O), Danang (3/O), Imam (KKM), Mariyono (1/E), M. Ali Rosyad (2/E), Teguh Susanto (3/E), Komail (Bosun), Efendi (Juru Mudi), Dimas (juru Mudi), Mustain (Juru Mudi), M. Rohman (Oiler), M. Zaenal David (Oiler), Supriyanto (Oiler), M. Ali (Electriciant), Nur Sang (Kadet Deck), Dea Dwi Cahyono (Kadet Deck) dan Saiful Hidayat (Koki). Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya hingga sore hari ini belum memberikan keterangan resmi.

Sumber  Tempo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...