Langsung ke konten utama

Angka Kriminalitas di Gresik Menurun, 951 Kasus Tuntas

Angka kriminalitas di Gresik mengalami penurunan di Tahun 2019. Tercatat ada 1248 kasus di tahun ini yang sebelumnya di Tahun 2018 tercatat ada 1378 kasus. "Tahun 2018 ada 1378 kasus, maka tahun ini turun menjadi 1248 kasus," kata Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo saat menggelar Anev Kamtibmas 2019 di Aula Parama Satwika, Selasa (31/12/2019). 

Lebih lanjut mantan Kapolres Jember itu memaparkan dari 1248 kasus tersebut jajarannya telah menyelesaikan 951 kasus atau 75 persen dari jumlah kasus yang ada. Tiga jenis kriminalitas yang banyak terjadi dan sangat meresahkan masyrakat adalah narkoba, curat dan curanmor," ujarnya. 

Kusworo merinci pengungkapan kasus kejahatan konvensional yang dilakukan Polres Gresik selama setahun terakhir meliputi pencurian dengan pemberatan (curat) ada 141 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 83 kasus, judi 21 kasus, pembunuhan 5 kasus, narkoba 163 kasus dan korupsi 2 kasus. 

Dari 141 kasus curat yang selesai ada 100 kasus, curanmor dari 73 kasus selesai 50 kasus, penipuan 73 kasus selesai 45 kasus, penggelapan 40 kasus diselesaikan 29 kasus dan penganiayaan dari 86 kasus yang selesai 61 kasus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...