Langsung ke konten utama

PC Ansor Gresik Siap Jaga Kondusifitas Pilkada 2020

PC GP Ansor Gresik yang dipimpin Agus Junaidi siap mendukung kondusifitas saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Agus Hamzah Junaidi mengatakan, soal pilkada serentak pada tahun depan. Ansor tetap melibatkan diri dalam menjaga kondusifitas dalam berdemokrasi sebagai instrumen membangun negara dan bangsa. 

Ansor Gresik : beritajatim

“Prinsipnya kami siap menjaga kondusifitas saat pelaksanaan Pilkada,” katanya, Selasa (3/11/2019). Agus menambahkan, mengenai kader Ansor Gresik yang mencalonkan diri. Hal itu tidak ada permasalahan. Pasalnya, Ansor punya banyak kader baik itu penyelenggara maupun di parpol. 

“Soal itu kami tidak ke kiri maupun ke kanan. Tidak mendukung personal tapi mendukung calon yang punya visioner serta mempunyai pemikiran yang cerdas mensejahterahkan masyarakat Gresik,” imbuhnya. 

Selain permasalahan diatas, Ansor Gresik tetap istiqomah bergerak secara sosial. Sebagai organisasi kepemudaan selalu menjaga independensi mengawal demokrasi. “Sebagai benteng ulama kami tetap kidmat mengawal hingga titik darah penghabisan,” tandasnya.

Sumber : BeritaJatim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...