Langsung ke konten utama

PDNU Resmi Wadahi Dokter NU di Gresik

Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Gresik, resmi dikukuhkan di Pesonna Hotel Gresik, Minggu (22/2/2019). PDNU Gresik merupakan yang ketiga berdiri di Jatim, setelah PDNU Kediri dan Malang Raya. Dalam jajaran kepengurusan PDNU Gresik terpilih dr. Anwar Yusuf sebagai ketua umum dan dr. Ahmad Farid menjadi ketua 1. Anwar Yusuf menjelaskan bahwa dirinya beserta anggota PDNU akan segera melakukan rapat kerja (raker) untuk membahas program kerja.

"Yang jelas program kerja Dokter NU fokus pada pelayanan kesehatan dan pendidikan tanpa harus membeda-bedakan suku, ras dan agama," terang Anwar. Sementara itu, Ketua 1 PDNU Gresik dr. Akhmad Farid menambahkan, profesi dokter adalah profesi yang memungkinkan menembus rahasia privasi seseorang (pasien). Maka dari itu, profesi ini rawan bila dipegang oleh mereka yang tidak amanah, tidak memegang nilai-nilai luhur dan tak memegang toleransi.

 "Lewat PDNU ini kami ajarkan beragama secara moderat dan toleran ke semua orang termasuk terhadap pasien," papar Akhmad. KH. Mahfudz Ma'sum selaku pelindung PDNU Gresik menuturkan, seorang muslim yang berprofesi sebagai dokter wajib memiliki jiwa sosial yang tinggi, terutama menolong yang lemah. "PDNU Gresik harus mengedepankan pelayanan kesehatan tanpa pilih kasih. Dan jangan segan-segan mendoakan kesembuhan pasien," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...