Langsung ke konten utama

Sejarah PT Polowijo Gosari

Berawal dari usaha pertanian yaitu berdagang palawija yang dimulai pada tahun 1960-an. Dua bersaudara asal Gresik, Jawa Timur, H.A. Moed’har Syah dan H.A. Djauhar Arifin kemudian membentuk badan usaha yang bernama PT. Polowijo Gosari pada tahun 1978 yang bergerak dalam bidang pengolahan bahan tambang Dolomit Magnesium menjadi Pupuk Dolomit Magnesium.

Pada tahun 1980-an PT. Polowijo Gosari berkembang pesat seiring dengan banyaknya permintaan Pupuk Dolomit Magnesium untuk lahan perkebunan dan pertanian di Indonesia, sehingga PT. Polowijo Gosari dianugerahi penghargaan UPAKARTI dari Presiden ke-2 RI H.M Soeharto pada tahun 1990. 

PT. Polowijo Gosari memiliki sumber bahan baku yang digunakan untuk bahan baku Pupuk Dolomit Magnesium seluas 700 ha dengan cadangan (+/-) 500 juta ton, selain itu juga memiliki perkebunan buah mangga seluas 500 ha yang saat ini berkembang menjadi perkebunan Hortikultura. Untuk menjawab tantangan global dan pasar Internasional, saat ini Polowijo Gosari Group terus mengembangkan sayap usahanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...