Langsung ke konten utama

Terkuak Misteri Pembunuhan Kamar Kos di Gresik

Misteri penemuan mayat membusuk di kamar kos Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, akhirnya terungkap berkat penyelidikan petugas Satreskrim Polres Gresik. Korban yang diketahui bernama Kasniti (49) seorang tukang pijat warga Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik Kota tersebut, ternyata dibunuh oleh pasangan selingkuhannya bernama Untung (53) warga Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah menjalin asmara dengan korban selama 7 tahun. Sebelum dibunuh pada 3 Juni 2019, korban menyempatkan diri datang ke kamar kos pelaku. Dengan maksud dimintai tolong untuk memijat tubuh pelaku. “Setelah memijat tubuh pelaku, keduanya lalu berhubungan intim sebanyak satu kali. Disitu korban lalu rebahan. Namun oleh pelaku, korban disuruh pulang karena pelaku hendak berangkat kerja di Rumah Pemotongan Hewan,” terang Kapolres Gresik AKBP Kusworo didampingi Kasat Reskrim AKP Panji Pratistha Wijaya, Minggu (8/12/2019). Rupanya korban tidak mau pulang dan tetap ingin tiduran dulu di kamar kos pelaku. Merasa dirinya tidak dihiraukan, pelaku pun jengkel. Indikasi lain korban sering meminta uang kepada pelaku. Dari situ korban yang sedang tidur terlentang lalu dibekap mulutnya dengan bantal selama kurang lebih 5 menit. “Melihat korban sudah tidak bernyawa, pelaku lalu berangkat kerja. Sehari kemudian pelaku kembali ke kamar kos untuk memastikan kondisi korban. Setelah itu pelaku mengunci kamar kos dari luar dan kabur ke rumahnya di Serang, Banten,” ungkap Kusworo. Beberapa hari kemudian, pelaku mengajak istrinya meninggalkan rumah untuk merantau ke Berau, Kalimantan Timur. “Setelah melakukan penyelidikan dan pencarian selama sepekan, pelaku akhirnya ditangkap di Berau, Kalimantan Timur,” paparnya. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. “Pembunuhan ini dilakukan secara spontan karena pelakunya jengkel,” imbuhnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...