Langsung ke konten utama

Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, Jawa Timur menggelar dialog publik untuk menyelesaikan masalah Kali Lamong yang kerap menjadi penyebab banjir di wilayah setempat.

Berjudul 'Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total', kegiatan itu dihelat pada Kamis (5/12/2019) pukul 13.00 WIB di Hall Hotel Pesona, Jalan Panglima Sudirman No1 Kabupaten Gresik. Kegiatan tersebut merupakan upaya legislatif untuk mencari solusi banjir tahunan akibat luapan Kali Lamong yang merendam pemukiman dan lahan pertanian warga di Gresik selatan.

Dialog menghadirkan narasumber yang memiliki kebijakan penuntasan Kali Lamong yakni dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS), Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Kepala ATR/BPN Gresik Asep Heri, Kepala PN Fransiskus Andereus Rawe dan Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid.Selain narasumber berkompeten dari pemerintah daerah maupun pusat, dialog tersebut juga akan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak yang didapuk sebagai keynote speaker. 

Dalam kesempatan itu, hadir pula para kepala desa serta warga terdampak, para kepala OPD Gresik, pimpinan kecamatan serta seluruh anggota DPRD Gresik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...