Langsung ke konten utama

Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, Jawa Timur menggelar dialog publik untuk menyelesaikan masalah Kali Lamong yang kerap menjadi penyebab banjir di wilayah setempat.

Berjudul 'Tuntaskan Kali Lamong dan Normalisasi Total', kegiatan itu dihelat pada Kamis (5/12/2019) pukul 13.00 WIB di Hall Hotel Pesona, Jalan Panglima Sudirman No1 Kabupaten Gresik. Kegiatan tersebut merupakan upaya legislatif untuk mencari solusi banjir tahunan akibat luapan Kali Lamong yang merendam pemukiman dan lahan pertanian warga di Gresik selatan.

Dialog menghadirkan narasumber yang memiliki kebijakan penuntasan Kali Lamong yakni dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS), Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Kepala ATR/BPN Gresik Asep Heri, Kepala PN Fransiskus Andereus Rawe dan Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid.Selain narasumber berkompeten dari pemerintah daerah maupun pusat, dialog tersebut juga akan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak yang didapuk sebagai keynote speaker. 

Dalam kesempatan itu, hadir pula para kepala desa serta warga terdampak, para kepala OPD Gresik, pimpinan kecamatan serta seluruh anggota DPRD Gresik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...