Langsung ke konten utama

Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Loncat ke Sungai Bengawan Solo

Seorang pria di Gresik nekat bunuh diri karena tidak sabar mendapat pekerjaan. Ia melompat ke Sungai Bengawan Solo dari Jembatan Sembayat. Menurut keterangan korban bernama Muhammad Fuad Thoifi Ihsan, pemuda Desa Abir-abir RT 05/RW 03, Kecamatan Bungah.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo membenarkan, pihaknya telah menerima laporan upaya bunuh diri tersebut. Saat ini polisi sudah memeriksa saksi-saksi di lapangan dan mendatangi rumah korban.

"Kami mendapatkan laporan dari warga dan monitor dari media sosial bahwa ada warga yang melakukan bunuh diri dengan melompat ke Bengawan Solo di Jembatan Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Dan kita sudah ke lokasi," kata Kusworo seperti dikutip detikcom, Minggu (12/1/2020). 

Kusworo menuturkan, sebelum melakukan aksi bunuh diri, korban diketahui mengendarai motor Honda Supra X bernopol W 6853 MH. Sampai di atas jembatan, tanpa sempat mematikan mesin motor, korban langsung melompat ke dalam sungai. "Dari keterangan saksi-saksi korban mengendarai roda dua. Dan mesin masih hidup kemudian melompat ke sungai," tutur mantan Kapolres Jember itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...