Langsung ke konten utama

L-300 Tabrak Truk di Duduksampeyan, 2 Warga Tewas

Dua orang tewas dalam kecelakaan Mitsubishi L300 nopol H 9312 VP dengan sebuah truk Fuso nopol L 9662 UR di jalan raya Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (16/1/2020) pukul 02.30 wib. 

Kedua korban tewas adalah Aisyah Ghina Khairunnisa (6) dan pengemudi Mitsubishi L300, Yusuf Rosyidi (30). Keduanya warga Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Eka Prasetya menuturkan, kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi H 9312 VP berjalan dari barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bermula dari Mobil Ngebut saat Dini Hari, L-300 Tabrak Truk di Gresik, 2 Warga Semarang Tewas, 

Selain Aisya Ghina Khairunnisa (6) dan Yusuf, mobil berwarna kuning itu berpenumpang Suraji (36), warga Grobogan serta Semuel Sampebato (27), asal Tasikmalaya. Sampai lokasi kejadian tiba-tiba mobil tersebut menabrak truk fuso yang tengah berhenti di bahu jalan.

"Truk berhenti di bahu jalan sebelah kiri (utara) menghadap ke timur karena mengalami kerusakan pada bagian roda depan sebelah kiri dan sudah memberi tanda lampu bahaya," ujar Yossy. Jarak yang terlalu dekat membuat kecelakaan tidak dapat dihindari. Mobil tersebut menabrak belakang truk dengan nopol L 9662 UR yang dikemudikan Soetrisno (56), warga Surabaya. 


Kondisi mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan. Disinggung mengenai penyebab kecelakaan, apakah pengemudi L300 dalam kondisi mengantuk, pihaknya masih melakukan pendalaman. "Masih kita dalami apa pengemudi mengantuk atau tidak," kata dia. Kacelakaan tersebut sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Gresik. Dua kendaraan yang terlibat sudah dibawa ke Satlantas Polres Gresik.

Sumber : Tribunnews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...