Langsung ke konten utama

Mengunjungi Makam Syech Maulana Malik Ibrahim, Sudah Ada Perkiran Baru

Gresik merupakan kota bersejarah dalam persebaran Islam di Indonesia. Selain kota Industri saat ini juga terkenaldengan kota santri. Terletak sebelah utara Kota metropolitan Surabaya, Gresik tumbuh menjadi kota yang subur untuk investasi.

Ditengah roda perputaran ekonomi, tentu kita tidak boleh melupakan sejarah. Di Gresik ada dua makam wali songo. Antara lain Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim.

Sunan Maulana Malik Ibrahim menurut sejumlah sumber menyebutkan, merupakan sunan tertua yang menyebarkan ajaran Islam di Jawa. Inilah yang membuat Syeh Maulana Malik memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan Islam, khususnya di Jawa Timur.

Makam Syeh Maulana Malik Ibrahim berada di Desa Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Lokawisata religi itu selalu ramai dikunjungi peziarah dari pelbagai daerah, khususnya saat weekend dan hari libur. Sehingga Pemerintah Gresik sekarang sudah membangun parkiran khusus pengunjung. berikut videonya




Kompleks makam ini nggak terlalu luas. Ada dua bagian utama di kompleks tersebut, yaitu bangunan berbentuk pendopo sebagai tempat utama makam Syeh Maulana Malik Ibrahim serta makam para ulama lain. Selain kantor pengurus yayasan sekarang juga dibangun gedung lantai 2 yang difungsikan sebagai aula dan mushola diatas.


Untuk masuk ke pendopo ini, peziarah bisa melewati gapura berwarna putih yang lebarnya hanya cukup dilewati 1-2 orang. Berikut Video liputan kami

Untuk menuju kesini biasanya para pengunjung diarahkan terelebih dahulu keparkiran utama di desa Lumpur dekat dengan pelabuhan.Kemudian pengunjung bisa naik angkutan yang sudah disediakan oleh Dishub menuju parkiran kedua kemudian baru berjalan kaki menuju lokasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...