Langsung ke konten utama

Unit pemadam Kebakaran Gresik Tangkap Ular Piton di Duduksampean

Petugas dari Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten Gresik menangkap satu ekor ular jenis piton, yang meresahkan warga di Desa Samir, Kecamatan Duduksampean, Gresik, Jawa Timur, Selasa (28/1/2020). Tim pemadam membutuhkan waktu satu jam lebih sebelum dapat mengevakuasi ular piton tersebut dari sekitaran Bengkel Karya Agung yang berada di Desa Samir. 


"Ada laporan masuk kepada kami pada pukul 09.35 WIB atas nama Bapak Anwar, yang memberitahu bahwa ada ular piton sepanjang 3 meter di selokan yang ada di Bengkel Karya Agung," ujar Kepala Unit Damkar Pemkab Gresik Eka Prapangasta eperti dikutip dari Kompas online.

Mendapat laporan tersebut, tim pemadam kemudian langsung turun ke lapangan. Reaksi cepat ini dilakukan guna meminimalkan potensi korban jiwa dari gangguan hewan maupun hal yang tidak diinginkan. "Jadi ada yang lihat ular piton itu sedang memangsa seekor kucing di selokan. 

Karena merasa takut, dia kemudian lari dan melaporkan kejadian itu ke pihak bengkel, yang kemudian meneruskan laporan adanya ular kepada kami," ujar Eka. Eka mengimbau kepada warga untuk tidak segan-segan menghubungi pihaknya, apabila melihat atau menemukan adanya penampakan ular maupun hewan berbahaya lain. 

Degan Pemberitahuan yang cepat supaya tim pemadam bisa segera mengevakuasi hewan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. "Mulai awal Januari kemarin, kami sudah melakukan tindakan rescue sebanyak delapan kali. Satu kali biawak, dan sisanya merupakan ular, termasuk ular piton kali ini," kata Eka. 

Pada 13 Januari 2020 lalu, tim dari Unit Damkar Pemkab Gresik juga sempat menangkap satu ekor ular jenis piton sepanjang 4 metera di halaman Gudang CV Murni Abadi yang berada di Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Sumber : Kompas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Ambles Akibat Longsor, BPBD Pasang Garis Pembatas

INIGRESIK.COM - Longsor terjadi di area Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Akibat peristiwa tersebut, jogging track di sisi selatan stadion dilaporkan ambles dan tidak dapat dilalui, Sabtu (3/1/2026). Peristiwa amblesnya jogging track ini sempat terekam video warga dan tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jalur jogging track mengalami kemiringan cukup parah, paving tampak berongga, serta sebagian pagar pembatas ikut ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan material terpantau cukup signifikan. Kronologi Kejadian Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tanah longsor pada Sabtu pagi. Longsor diketahui pertama kali oleh petugas keamanan stadion saat melakukan patroli rutin. “Kejadian tanah longsor terjadi di sisi selatan area jogging track Stadion Gelora Joko Samudro. Penyebabnya adalah hujan deras yang...