Langsung ke konten utama

Enam Warkop Diamankan Polisi

Sebanyak enam warung kopi (warkop) di wilayah Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik digerebek polisi pada Kamis (12/3/2020). Warkop yang digerebek tersebut diduga disalahgunakan. Warung yang berhasil menjadi target operasi petugas salah satunya berada di Desa Wotan, Kecamatan Panceng. 

Dari depan warung tersebut terlihat biasa saja, seperti warung pada umumnya. Warung tersebut diketahui juga menjual kopi, gorengan dan mie instan. Namun yang membedakan dari warkop pada umumnya, ada bilik kamar di dalamnya. Diduga kuat di dalam kamar tersebut menjadi tempat PSK melayani tamu. Kapolsek Panceng Kompol Darsuki mengatakan penggerebekan dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan warung-warung berkedok prostitusi. 

Dari operasi tersebut lima wanita penghibur yang berhasil diamankan. "Langsung kita tutup ada enam warung, lima wanita kita amankan," ungkapnya. Dalam operasi tersebut, pihaknya juga menggandeng pihak puskesmas dan kecamatan bahkan kepala desa. Sebab, dugaan praktek prostitusi di Panceng banyak berdiri di kawasan sekitar hutan. Dari lima wanita yang diamankan, paling tua berumur 48 tahun sedangkan yang paling muda berusia 17 tahun. 

Mereka diketahui berasal dari wilayah Gresik, Lamongan dan Blora, Jawa Tengah. Saat ini selain diamankan oleh polisi, mereka juga diperiksa kesehatannya oleh pihak puskesmas. "Hasil pemeriksaan laboratorium dari puskesmas belum keluar. Nanti kalau ada yang terindikasi terinfeksi penyakit. Akan ditindaklanjuti perawatan lebih lanjut."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...