Langsung ke konten utama

Tukang Becak Ditemukan Meninggal Dunia di Depan Swalayan

Pengguna Jalan RA Kartini sempat geger lantaran banyak kerumunan di depan Toko Serikat Jaya. Pagi tadi Selasa (31/3) ternyata ditemukan seorang pria asal Tuban meninggal dunia tanpa mengenakan baju, hanya ditutup kain batik. 

Di supermarket yang berada di Kecamatan Kebomas ini, mayat pria Tuban asal Dusun Ketapang, Desa Glondongede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban diketahui bernama Jaelani, berusia 51 tahun itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 Wib. 

Sehari-hari korban biasa mangkal di sekitar swalayan dan kawasan Gresik Kota. Dia bekerja sebagai tukang becak. Kanit Reskrim Polsek Kebomas, Iptu Suja'i mengatakan berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, malam itu korban baru kembali mengayuh becak dan beristirahat di depan Toko Swalayan Sarikat Jaya, sekitar pukul 22.45 Wib. 

Salah satu petugas keamanan Sarikat Jaya sempat melihat korban menyapu halaman sekitar pukul 23.00 Wib. Saat menyapu halaman, korban mengeluh kepalanya sakit. Korban mengaku masuk angin dan tak enak badan. Setelah itu korban kembali ke becaknya dan meminum obat pereda sakit kepala cukup banyak. 

Setelah minum obat, korban tidur diatas becaknya bersama yang lainnya. Saat terbangun, korban kembali menyapu lantai. Namun, kondisinya sudah lemah dan tidak kuat lagi. "Sempat muntah di dekat becaknya sekitar pukul 05.00 Wib," ucapnya. Korban saat kembali ke becak. Lalu tertidur di atas becak. 

"Mau diajak mangkal becak sama temannya tetapi korban tidak kunjung bangun," terangnya. Pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Petugas dari RSUD Ibnu Sina yang datang ke lokasi melakukan evakuasi dengan standar baju Alat pelindung Diri (APD). Masker dan jas hujan kemudian membawa korban ke rumah sakit.

Sumber Tribunnews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...